
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Kepak kepuk bertalu
Kompang di palu
Bila mata bertentang mata
Senyum-senyum sampai telinga
Aduh si hati
Dah mula berbunga-bunga
Jangankan lautan
Ku sanggup renangi
Gunung tinggi ku daki
Demi mencincinkan dia (lalalalalalala)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Tak mengapa cik adik
Hai kanda juga begitu
(alalala sayang)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Kepak kepuk bertalu
Kompang di palu
Kalau dia (kenapa)
Diambil orang (siapa)
Sakit hati sampai nak telentang
Bila dia (dia apa)
Kata iya (iya apa)
Sengih-sengih dah macam kerang
Jangankan lautan
Ku sanggup renangi
Gunung tinggi ku daki
Demi mencincinkan dia (lalalalalalala)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Tak mengapa cik adik
Hai kanda juga begitu
(alalala sayang)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Kepak kepuk bertalu
Kompang di palu
Lalalalala
Lalalalala
Dipandang-pandang
Lalalalala
Lalalalala
Hai manis sayang
Lalalalala
Alalala sayang
Jangankan lautan
Ku sanggup renangi
Gunung tinggi ku daki
Demi mencincinkan dia (lalalalalalala)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Tak mengapa cik adik
Hai kanda juga begitu
(alalala sayang)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu
Tak mengapa cik adik
Hai kanda juga begitu
(alalala sayang)
Pandang-pandang tak jemu-jemu
Tapi dia malu-malu (jangan malu)
Kepak kepuk bertalu
Kompang di palu
Ingin dia dipetik, hai jadi isteriku